Cara Efektif Menyelesaikan Milia di Wajah, Benjolan Kecil yang Mengganggu Penampilan

Munculnya bintil-bintil di wajah tentu akan membikin rasa percaya dirimu turun. Bintil-bintil putih ini adalah milia atau milia seed yang menghiasi kulitmu.

Milia adalah keadaan kulit yang ditandai dengan adanya benjolan kecil berwarna putih di sekitar zona wajah, seperti mata, pipi dan dahi. Benjolan ini terwujud saat sel-sel kulit mati terperangkap di bawah permukaan kulit, menyebabkan pori-pori tersumbat.

Meski banyak yang menganggap milia sebagai wujud jerawat, sesungguhnya itu tidak benar. Jerawat lazimnya dipicu oleh hormon, meski milia disebabkan oleh elemen lain.

Berjenis-jenis elemen dapat menyebabkan munculnya milia, mulai dari efek iritasi, paparan cahaya matahari, penggunaan produk perawatan kulit yang berat, penumpukan kulit mati, hingga elemen genetis. Tetapi, jangan khawatir, ada solusi untuk mengatasi keadaan sulit ini.

Untuk mengatasi milia di kulit wajahmu, kamu dapat mencoba sebagian sistem simpel ini, seperti melansir dari Bright Side, Senin (6/5/2024).

1. Gunakan produk dengan retinol
Retinol telah menjadi bahan yang betul-betul populer dalam industri perawatan kulit, terutamanya dalam mengatasi milia. Retinol, wujud aktif dari vitamin A, telah rupanya memiliki efek eksfoliasi pada kulit. Ini berarti bahwa retinol dapat menolong mengangkat sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan mencegah terbentuknya milia baru.

Tetapi, penting untuk diingat bahwa retinol juga dapat memiliki efek samping yang tidak slot spaceman diinginkan. Salah satunya adalah kulit menjadi kering.

Retinol dapat mengurangi kadar minyak natural kulit, yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering, terasa cepat, dan malahan mengelupas. Oleh karena itu, betul-betul penting untuk memilih produk pendorong yang lebih lembut untuk menjaga kelembapan kulit wajahmu.

2. Gunakan asam salisilat

Asam salisilat telah rupanya menjadi salah satu sistem yang efektif dalam mengatasi jerawat dan milia. Jerawat dan milia seringkali timbul karena adanya penyumbatan pada pori-pori kulit akibat penumpukan sel kulit mati atau minyak berlebih.

Asam ini dapat menolong melunakkan dan mengelupas sel kulit mati yang menyumbat zona tersebut, sehingga benjolan milia dapat teratasi secara efektif. Penting untuk memakai asam salisilat secara teratur dan tetap untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Oleskan asam salisilat pada zona yang terkena jerawat atau milia tiap malam sebelum tidur. Biarkan asam salisilat mengabsorpsi ke dalam kulit semalaman dan bilas keesokan harinya. Dengan menjalankan perawatan ini secara rutin, Anda akan memandang pembenaran signifikan pada keadaan jerawat dan milia Anda.

Tetapi, perlu diingat bahwa tiap orang memiliki tipe kulit yang berbeda-beda. Sebelum memakai asam salisilat, direkomendasikan untuk menjalankan percobaan kecil pada zona kulit yang peka terutamanya dulu untuk mempertimbangkan bahwa tidak ada respon alergi atau iritasi yang timbul.

Apabila Anda memiliki kulit yang peka atau memiliki riwayat alergi kepada bahan tertentu, sebaiknya konsultasikan penggunaan asam salisilat dengan dokter atau ahli kulit terutamanya dulu.

3. Tabir surya dan pelembab

Kombinasi penggunaan tabir surya dan pelembab akan memberikan manfaat yang maksimal bagi kulit wajah Anda. Tabir surya memberikan perlindungan dari cahaya matahari, sementara pelembab menjaga kelembutan dan kelenturan kulit. Keduanya berprofesi secara sinergis untuk menghasilkan kulit yang sehat, terlindungi, dan tampak berkilau.

Tak hanya saat berkegiatan di luar rumah, penggunaan tabir surya tetap dibutuhkan meski Anda berada di dalam rumah. Paparan cahaya matahari yang masuk lewat jendela atau saat Anda berada di luar rumah dalam waktu yang singkat tetap dapat berdampak buruk pada kulit wajah.

Oleh karena itu, memakai tabir surya menjadi langkah yang tidak boleh dipungkiri, malahan saat Anda hanya berada di dalam rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *