Bebarapa Bisnis Yang Dilarang Di Indonesia

Di Indonesia, ada beberapa jenis bisnis yang dilarang atau dibatasi karena alasan hukum, moral, atau keamanan nasional. Beberapa contoh bisnis yang dilarang di Indonesia antara lain:

  1. Perjudian: Perjudian, baik itu kasino, taruhan olahraga, maupun lotere, dilarang di Indonesia kecuali untuk kegiatan-kegiatan tertentu yang diatur oleh pemerintah, seperti lotre resmi.
  2. Prostitusi: Segala bentuk prostitusi, termasuk perdagangan seksual dan kegiatan terkait, dilarang di Indonesia.
  3. Perdagangan Narkoba: Perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) adalah kejahatan serius di Indonesia dan dikenai hukuman pidana yang berat.
  4. Penggunaan dan Perdagangan Senjata Api: Penggunaan, pembuatan, dan perdagangan senjata api tanpa izin resmi dari pihak berwenang dilarang keras di Indonesia.
  5. Perdagangan Manusia: Perdagangan manusia, termasuk perdagangan orang https://www.evxplore.com/ untuk tujuan eksploitasi seksual atau kerja paksa, dilarang dan dianggap sebagai pelanggaran serius di Indonesia.
  6. Pencurian dan Perdagangan Barang Curi: Pencurian, perdagangan barang curi, dan perdagangan barang hasil kejahatan lainnya dilarang oleh hukum Indonesia.
  7. Perjudian Online dan Situs Pornografi: Selain perjudian konvensional, perjudian online dan situs-situs web yang menyediakan konten pornografi juga dilarang di Indonesia.
  8. Kebun Binatang Pribadi dan Perdagangan Hewan Langka: Kegiatan memiliki kebun binatang pribadi dan perdagangan hewan langka atau terancam punah tanpa izin resmi dilarang di Indonesia.
  9. Pembakaran Hutan: Praktik pembakaran hutan, termasuk pembalakan liar dan pembakaran lahan untuk perkebunan, dilarang karena merusak lingkungan dan menyebabkan bencana kabut asap.
  10. Perdagangan Organ Manusia: Perdagangan organ manusia, termasuk transplantasi organ yang tidak etis atau ilegal, dilarang di Indonesia.

Adapun daftar di atas hanya mencakup beberapa contoh bisnis yang dilarang di Indonesia dan bukan merupakan daftar yang lengkap. Hal ini karena regulasi dan peraturan bisnis terus berubah sesuai dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia. Jika Anda memiliki minat dalam memulai bisnis di Indonesia, sangat penting untuk memahami regulasi dan peraturan yang berlaku untuk jenis bisnis yang Anda rencanakan.

Beberapa Tips Bisnis Dari Orang Sukses

Terdapat berbagai tips bisnis yang dapat dipetik dari orang-orang sukses di berbagai bidang. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Tetap Konsisten dan Gigih: Konsistensi dan ketekunan adalah kunci kesuksesan dalam bisnis. Teruslah bekerja keras dan bertahan meskipun menghadapi rintangan dan kegagalan.
  2. Pelajari dari Kegagalan: Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan slot bebas ip. Belajarlah dari kesalahan dan kegagalan Anda, dan gunakan pengalaman tersebut untuk tumbuh dan berkembang.
  3. Fokus pada Pelanggan: Prioritaskan kebutuhan dan kepuasan pelanggan Anda. Berikan pelayanan yang terbaik dan terus berupaya untuk memenuhi harapan pelanggan.
  4. Berinovasi dan Adaptasi: Selalu berpikir kreatif dan terus berinovasi dalam bisnis Anda. Selalu siap untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi.
  5. Bangun Jaringan dan Koneksi: Jaringan dan koneksi yang kuat dapat membantu Anda mendapatkan dukungan, informasi, dan peluang bisnis baru. Bangun hubungan yang baik dengan pelanggan, mitra bisnis, dan profesional lainnya.
  6. Prioritaskan Manajemen Waktu: Manajemen waktu yang efektif adalah kunci kesuksesan. Tetapkan prioritas, buat jadwal yang efisien, dan manfaatkan waktu Anda dengan baik.
  7. Tetap Terbuka terhadap Belajar: Jadilah siswa seumur hidup. Teruslah belajar dan berkembang baik secara pribadi maupun profesional. Perhatikan tren industri, teknologi baru, dan pengetahuan terbaru.
  8. Ambil Risiko yang Terukur: Kesuksesan seringkali datang dengan mengambil risiko yang terukur. Berani keluar dari zona nyaman Anda dan bersedia mengambil risiko yang rasional dan terencana.
  9. Berpegang pada Nilai dan Etika Bisnis: Tetaplah berpegang pada nilai-nilai dan etika bisnis yang tinggi. Jaga integritas dan profesionalisme dalam setiap aspek bisnis Anda.
  10. Jangan Takut untuk Bertanya dan Meminta Bantuan: Jangan ragu untuk mencari bantuan dari mentor, konsultan bisnis, atau profesional lainnya. Berdiskusi dengan orang lain dapat membantu Anda mendapatkan perspektif baru dan solusi untuk tantangan bisnis Anda.

Dengan menerapkan tips-tips ini dan belajar dari pengalaman orang-orang sukses sebelumnya, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam bisnis Anda sendiri.

Bagaimana Cara Bank Mengelola Bisnis Yang Dijalankan Dengan Baik Dan Benar

Cara Bank Mengelola Bisnis

Bisnis bank melibatkan berbagai aspek dan fungsi untuk slot gacor depo 10k beroperasi dengan baik. Berikut adalah beberapa langkah umum dan faktor kunci yang dapat membantu bisnis bank berjalan dengan efisien:

  1. Manajemen Risiko

    • Identifikasi dan evaluasi risiko yang mungkin dihadapi bank, termasuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional.
    • Implementasikan kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko tersebut.
    • Lakukan pemantauan risiko secara teratur dan lakukan perubahan sesuai kebutuhan.
  2. Manajemen Aset dan Kewajiban

    • Kelola portofolio aset dan kewajiban dengan baik untuk memastikan likuiditas dan keberlanjutan operasional.
    • Diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi penghasilan.
  3. Kepatuhan Hukum dan Regulasi

    • Patuhi semua hukum dan regulasi yang berlaku dalam industri perbankan.
    • Miliki sistem pemantauan kepatuhan yang kuat dan pastikan staf terkini dengan peraturan yang ada.
  4. Teknologi dan Inovasi

    • Investasikan dalam teknologi yang mendukung efisiensi operasional, keamanan data, dan layanan pelanggan yang lebih baik.
    • Terus ikuti perkembangan teknologi terbaru untuk tetap bersaing dan meningkatkan daya saing.
  5. Pengelolaan Keuangan

    • Monitor dan kelola laba bersih, margin keuntungan, dan rasio keuangan lainnya.
    • Lakukan analisis keuangan secara berkala untuk mengidentifikasi area di mana perbaikan mungkin diperlukan.
  6. Pengembangan Produk dan Layanan

    • Kembangkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan tren pasar.
    • Pertimbangkan untuk menawarkan produk dan layanan inovatif yang dapat membedakan bank dari pesaingnya.
  7. Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

    • Berikan pelatihan dan pengembangan karyawan secara teratur untuk memastikan keahlian dan pengetahuan yang terkini.
    • Pastikan staf memahami nilai-nilai etika dan kepatuhan yang tinggi.
  8. Pemasaran dan Branding

    • Lakukan strategi pemasaran yang efektif untuk menarik dan mempertahankan nasabah.
    • Bangun dan pertahankan reputasi yang baik melalui praktik bisnis yang transparan dan etis.
  9. Pengelolaan Hubungan Pelanggan

    • Tingkatkan layanan pelanggan dan bangun hubungan yang baik dengan nasabah.
    • Respon cepat terhadap pertanyaan dan masalah pelanggan.
  10. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja

    • Tentukan indikator kinerja kunci (KPI) dan terus pantau kinerja bank.
    • Evaluasi secara berkala dan identifikasi area di mana perbaikan atau penyesuaian diperlukan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini secara efektif, bank dapat meningkatkan daya saingnya, meminimalkan risiko, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Baca Juga : Beberapa Tips Dan Cara Menjaga Kesehatan Anak Dibawah 5 Tahun

Strategi Bank Dalam Menjalankan Bisnis

Bank mengelola bisnis mereka dengan berbagai strategi dan praktek manajemen yang melibatkan banyak aspek operasional dan strategis. Berikut adalah beberapa cara umum yang digunakan bank untuk mengelola bisnis mereka:

  1. Manajemen Risiko

    • Identifikasi, evaluasi, dan kelola risiko yang terkait dengan berbagai aspek bisnis, termasuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional.
    • Terapkan kebijakan dan prosedur untuk memitigasi risiko dan memastikan keberlanjutan operasional.
  2. Portofolio Kredit

    • Kelola portofolio kredit dengan cermat, termasuk pemantauan pinjaman, analisis kredit, dan pembaruan regulasi.
    • Pilih dan diversifikasikan pinjaman untuk mengurangi risiko kredit.
  3. Manajemen Likuiditas

    • Pastikan ketersediaan likuiditas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional dan memitigasi risiko likuiditas.
    • Monitor dan kelola aliran kas dengan cermat.
  4. Kepatuhan Regulasi

    • Patuhi semua regulasi dan kebijakan perbankan yang berlaku.
    • Miliki sistem pemantauan dan kepatuhan yang kuat untuk memastikan kepatuhan yang berkelanjutan.
  5. Teknologi dan Inovasi

    • Investasikan dalam teknologi yang mendukung efisiensi operasional dan keamanan data.
    • Terapkan inovasi teknologi untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan dan mengoptimalkan operasi internal.
  6. Keuangan dan Anggaran

    • Kelola anggaran dengan cermat dan pantau kinerja keuangan secara berkala.
    • Lakukan analisis keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.
  7. Hubungan Pelanggan

    • Tingkatkan layanan pelanggan dengan memberikan pengalaman yang baik kepada nasabah.
    • Pahami kebutuhan pelanggan dan tawarkan produk dan layanan yang sesuai.
  8. Pemasaran dan Branding

    • Kembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan citra merek dan menarik nasabah baru.
    • Bangun dan pertahankan reputasi yang baik di pasar.
  9. Keamanan dan Kepatuhan IT

    • Lindungi informasi pelanggan dan data perbankan melalui sistem keamanan yang kuat.
    • Patuhi standar keamanan IT dan privasi data yang berlaku.
  10. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

    • Pilih, kembangkan, dan pertahankan staf yang berkualitas.
    • Berikan pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.
  11. Penyediaan Produk dan Layanan

    • Kembangkan produk dan layanan baru yang memenuhi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan dengan tren pasar.
    • Evaluasi dan tingkatkan portofolio produk secara berkala.
  12. Pemantauan Kinerja

    • Tetapkan indikator kinerja kunci (KPI) untuk mengukur keberhasilan dan efisiensi operasional.
    • Evaluasi kinerja secara berkala dan rencanakan perbaikan atau penyesuaian sesuai kebutuhan.

Dengan menjalankan strategi ini, bank dapat mengelola risiko, meningkatkan layanan kepada nasabah, dan tetap bersaing di pasar perbankan yang dinamis.

Mengenal Sahan Dan Bagaimana Cara Untuk Menjadi Pebisnis Saham Terbaik

Mengenal Dasar Saham

Mengembangkan keterampilan sebagai pebisnis saham melibatkan pemahaman mendalam tentang pasar saham, analisis keuangan, dan kemampuan untuk mengambil keputusan investasi yang cerdas. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat membantu Anda belajar menjadi pebisnis saham:

1. Pelajari Dasar-dasar Pasar Saham

  • Pahami konsep dasar pasar saham, termasuk bagaimana saham diperdagangkan, indeks saham, dan fungsi pasar modal. Baca buku, artikel, dan sumber daya online yang dapat memberikan wawasan tentang dasar-dasar investasi saham.

2. Kenali Istilah dan Konsep Penting

  • Pelajari istilah-istilah penting seperti P/E ratio, dividen yield, return on equity, dan lainnya. Pemahaman konsep ini akan membantu Anda dalam menganalisis kinerja saham dan perusahaan.

3. Pahami Risiko dan Manajemen Risiko

  • Kesadaran akan risiko adalah kunci dalam investasi saham. Pelajari cara sbobet login mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko investasi Anda. Pengelolaan risiko yang baik dapat membantu melindungi portofolio Anda dari fluktuasi pasar.

4. Pilih Strategi Investasi

  • Tentukan apakah Anda ingin menjadi investor jangka panjang, trader harian, atau mengambil pendekatan lainnya. Pilih strategi investasi yang sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko Anda.

5. Pelajari Analisis Fundamental dan Teknikal

  • Analisis fundamental melibatkan evaluasi kesehatan keuangan perusahaan, sementara analisis teknikal menggunakan grafik dan data pasar untuk memprediksi pergerakan harga. Pelajari keduanya untuk mendapatkan gambaran yang lengkap.

6. Gunakan Platform Perdagangan Saham

  • Buka akun pada platform perdagangan saham yang terpercaya dan pahami fungsinya. Praktek perdagangan dengan akun simulasi jika memungkinkan untuk memahami dinamika pasar tanpa risiko finansial.

7. Ikuti Berita Keuangan

  • Tetap terinformasi dengan mengikuti berita keuangan dan perkembangan pasar saham. Ini membantu Anda mengidentifikasi peluang investasi dan memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi pasar.

8. Bergabung dengan Komunitas dan Kelompok Diskusi

  • Bergabung dengan komunitas online atau kelompok diskusi di mana Anda dapat bertukar ide dan pengalaman dengan pebisnis saham lainnya. Ini dapat memberikan wawasan tambahan dan peluang pembelajaran.

9. Perbarui Pengetahuan Secara Berkala

  • Pasar saham selalu berubah, jadi penting untuk terus memperbarui pengetahuan Anda. Baca buku baru, ikuti kursus, dan terus tingkatkan keterampilan investasi Anda.

10. Lakukan Evaluasi dan Pelaporan

  • Evaluasi kinerja investasi Anda secara teratur. Analisis apakah strategi yang Anda gunakan berhasil atau perlu disesuaikan. Pelaporan secara rutin membantu Anda memahami bagaimana portofolio Anda berkembang.

Belajar menjadi pebisnis saham adalah proses yang berkelanjutan. Konsistensi, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar adalah kunci kesuksesan dalam berinvestasi di pasar saham.

Baca Juga : Berbagai Upaya Dalam Mengembangkan Bisnis Agar Semakin Berkembang

Belajar Mengenai Saham

Belajar seluk-beluk saham melibatkan pemahaman mendalam tentang konsep, terminologi, strategi investasi, dan dinamika pasar saham. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat membantu Anda memahami lebih lanjut tentang saham:

1. Pahami Konsep Dasar

  • a. Apa Itu Saham? Saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan.
  • b. Pasar Saham: Ketahui bagaimana saham diperdagangkan di bursa saham dan dinamika pasar.

2. Pelajari Istilah Penting

  • a. Harga Saham (Stock Price): Harga terakhir di mana saham diperdagangkan.
  • b. Dividen: Pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham.
  • c. P/E Ratio (Price/Earnings Ratio): Rasio antara harga saham dan laba per lembar saham.
  • d. Volume Perdagangan: Jumlah saham yang diperdagangkan dalam suatu periode.

3. Pahami Jenis-Jenis Saham

  • a. Saham Biasa (Common Stock): Memberikan hak kepemilikan dan hak suara.
  • b. Saham Preferen (Preferred Stock): Memiliki prioritas dalam pembagian dividen.

4. Analisis Fundamental

  • a. Pendapatan dan Laba Rugi: Pahami laporan keuangan untuk mengevaluasi kesehatan finansial perusahaan.
  • b. Dividen dan Rasio Keuangan: Tinjau kebijakan dividen dan rasio keuangan yang relevan.
  • c. Berita dan Kejadian Perusahaan: Pantau perkembangan terkini yang dapat memengaruhi nilai saham.

5. Analisis Teknikal

  • a. Grafik Harga Saham: Pelajari pola dan tren harga pada grafik.
  • b. Indikator Teknikal: Gunakan indikator seperti moving average dan RSI untuk membantu pengambilan keputusan.

6. Diversifikasi dan Portofolio

  • a. Diversifikasi: Sebarkan investasi Anda di berbagai sektor atau aset.
  • b. Manajemen Portofolio: Pelajari cara mengelola portofolio saham untuk meraih tujuan investasi.

7. Risiko dan Manajemen Risiko

  • a. Jenis Risiko: Pahami risiko pasar, risiko perusahaan, dan risiko keuangan.
  • b. Manajemen Risiko: Tentukan toleransi risiko dan pilih strategi manajemen risiko yang sesuai.

8. Strategi Investasi

  • a. Jangka Waktu Investasi: Tentukan apakah Anda berinvestasi jangka pendek, menengah, atau panjang.
  • b. Growth Investing, Value Investing, Dividend Investing: Pilih strategi yang sesuai dengan tujuan dan gaya investasi Anda.

9. Pahami Biaya dan Pajak

  • a. Biaya Transaksi: Perhatikan biaya yang terkait dengan pembelian dan penjualan saham.
  • b. Pajak Capital Gains: Pahami implikasi pajak atas keuntungan modal.

10. Edukasi Terus Menerus

  • a. Buku dan Sumber Belajar: Baca buku, artikel, dan sumber belajar tentang saham.
  • b. Kursus dan Seminar: Ikuti kursus atau seminar tentang investasi saham.
  • c. Media Keuangan: Ikuti berita dan laporan keuangan terkini.

11. Praktekkan Pengetahuan Anda

  • a. Akun Simulasi: Buka akun simulasi untuk berlatih tanpa risiko finansial.
  • b. Perdagangan Aktual: Mulai berinvestasi secara nyata dengan memulai dari jumlah kecil.

12. Bergabung dengan Komunitas Saham

  • a. Forum dan Grup Diskusi: Bergabunglah dengan komunitas saham untuk bertukar pengalaman dan mendapatkan wawasan tambahan.

Belajar tentang saham adalah perjalanan yang berkelanjutan. Konsisten dalam belajar, beradaptasi dengan perubahan pasar, dan berkomunikasi dengan para ahli dapat membantu Anda menjadi investor yang lebih baik.

Berbagai Upaya Dalam Mengembangkan Bisnis Agar Semakin Berkembang

Pengembangan bisnis adalah suatu upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan dan memperluas operasinya. Proses ini melibatkan serangkaian langkah dan strategi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Berikut adalah beberapa cara umum untuk pengembangan bisnis Ada berbagai metode pengembangan bisnis yang dapat diterapkan, tergantung pada situasi dan tujuan perusahaan. Berikut adalah beberapa metode umum pengembangan bisnis:

Baca Juga : Bisnis Yang Dapat Dilakukan Oleh Ibu Rumah Tangga

  1. Penetrasi Pasar

    • Meningkatkan penetrasi pasar dengan fokus pada pemasaran produk atau layanan yang sudah ada kepada pelanggan yang sudah ada. Ini dapat melibatkan strategi harga, promosi, dan peningkatan layanan pelanggan.
  2. Pengembangan Produk atau Layanan

    • Melakukan inovasi pada produk atau layanan yang sudah ada atau mengenalkan produk atau layanan baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berubah. Pengembangan ini dapat mencakup peningkatan kualitas, fitur baru, atau diversifikasi produk.
  3. Ekspansi Geografis

    • Memperluas cakupan geografis dengan memasuki pasar baru atau menjangkau pelanggan di daerah yang belum terlayani. Ini dapat dilakukan melalui ekspansi lokal, nasional, atau internasional.
  4. Pengembangan Pasar Baru

    • Menemukan segmen pasar baru atau target audiens untuk produk atau layanan yang sudah ada. Ini bisa melibatkan penargetan demografis yang berbeda, industri baru, atau kebutuhan pasar yang belum terpenuhi.
  5. Aliansi dan Kemitraan

    • Membentuk kemitraan atau aliansi strategis dengan perusahaan lain untuk memperluas jangkauan atau meningkatkan kemampuan. Kemitraan dapat mencakup kesepakatan pemasaran bersama, kolaborasi riset dan pengembangan, atau aliansi distribusi.
  6. Akuisisi dan Merger

    • Membeli atau bergabung dengan perusahaan lain untuk mengakuisisi sumber daya, teknologi, atau basis pelanggan yang dapat mendukung pertumbuhan. Merger dan akuisisi dapat mempercepat ekspansi bisnis.
  7. Diversifikasi

    • Menyelami bisnis yang berbeda atau mendiversifikasi portofolio produk atau layanan slot garansi kekalahan 100. Hal ini dapat memberikan perlindungan terhadap risiko dan membuka peluang baru.
  8. E-commerce dan Digitalisasi

    • Meningkatkan kehadiran online dan memanfaatkan platform e-commerce. Digitalisasi proses bisnis, termasuk pemasaran digital dan penjualan online, dapat membuka peluang baru dan mencapai audiens yang lebih luas.
  9. Peningkatan Efisiensi Operasional

    • Meningkatkan efisiensi dalam operasi bisnis untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan profitabilitas. Ini bisa melibatkan implementasi teknologi baru, perbaikan proses, atau pelatihan karyawan.
  10. Peningkatan Layanan Pelanggan

    • Fokus pada peningkatan kualitas layanan pelanggan untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menarik pelanggan baru. Layanan pelanggan yang baik dapat menciptakan loyalitas pelanggan dan memberikan keunggulan kompetitif.
  11. Inovasi Teknologi

    • Mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas, atau menciptakan produk atau layanan yang baru. Inovasi teknologi dapat memainkan peran kunci dalam daya saing bisnis.

Setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda, sehingga strategi pengembangan bisnis harus disesuaikan dengan tujuan, sumber daya, dan kondisi pasar spesifik masing-masing. Kunci untuk sukses adalah kesinambungan dan adaptabilitas terhadap perubahan lingkungan bisnis.

Bisnis Yang Dapat Dilakukan Oleh Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga memiliki berbagai pilihan bisnis yang dapat dijalankan dari rumah, memungkinkan mereka untuk menggabungkan peran sebagai ibu rumah tangga dengan berwirausaha. Berikut adalah beberapa ide bisnis yang dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga:

Pembuatan Makanan dan Kue

Menjual makanan dan kue yang dibuat sendiri bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Anda dapat menjualnya secara langsung kepada tetangga, melalui pesanan online, atau bahkan membuka catering kecil.

Jualan Online

Buka toko online di platform seperti Etsy, Instagram, atau Facebook untuk menjual barang-barang handmade, kerajinan, atau produk-produk unik lainnya. Ini bisa mencakup pakaian, perhiasan, atau dekorasi rumah.

Menjahit dan Merenda

Jika Anda memiliki keterampilan menjahit, membuka usaha jasa jahit atau merenda pakaian bisa menjadi pilihan yang baik. Anda dapat menerima pesanan untuk memperbaiki atau membuat pakaian.

Jasa Desain Grafis atau Desain Web

Jika Anda memiliki keterampilan dalam desain grafis atau desain web, Anda bisa menawarkan jasa ini kepada bisnis lokal atau bahkan bekerja secara online. Banyak perusahaan memerlukan bantuan untuk membuat logo, brosur, atau situs web.

Baca Juga : Sejarah Perjalanan Mazda Di Dunia Otomotif

Pelatihan atau Konsultasi

Jika Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, seperti kebugaran, parenting, atau pengembangan pribadi, Anda bisa memberikan pelatihan atau konsultasi secara online atau offline.

Pembuatan dan Penjualan Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan seperti keramik, dekorasi dinding, atau aksesori rumah tangga bisa dijual melalui pameran lokal, pasar online, atau toko daring.

Pet Care

Jika Anda menyukai hewan peliharaan, Anda bisa membuka usaha perawatan hewan peliharaan, seperti penitipan hewan, perawatan grooming, atau pelatihan hewan.

Jualan Produk Kecantikan atau Perawatan Tubuh

Menjual produk kecantikan atau perawatan tubuh, seperti sabun handmade, pelembab alami, atau produk perawatan wajah, bisa menjadi bisnis yang populer.

Les Privat atau Bimbingan Belajar

Jika Anda memiliki keahlian dalam suatu mata pelajaran, Anda bisa membuka usaha les privat atau bimbingan belajar untuk anak-anak atau pelajar di komunitas sekitar.

Penerjemahan atau Menulis

Jika Anda fasih dalam bahasa asing atau memiliki keterampilan menulis, Anda bisa menawarkan jasa penerjemahan atau menulis artikel, blog, atau konten online.

Pengelola Media Sosial

Menawarkan jasa manajemen media sosial kepada bisnis lokal yang memerlukan bantuan dalam membangun kehadiran online mereka.

Jualan Produk Kesehatan dan Kebugaran

Menjual produk kesehatan dan kebugaran, seperti suplemen, alat latihan, atau pakaian olahraga, dapat menjadi pilihan yang baik jika Anda memiliki minat dalam gaya hidup sehat.

Sebelum memulai bisnis, penting untuk melakukan riset pasar, merencanakan strategi pemasaran, dan memastikan bahwa Anda memahami aspek-aspek hukum dan perizinan yang terkait dengan bisnis Anda. Selain itu, mempertimbangkan keterampilan, minat, dan waktu yang dapat Anda alokasikan akan membantu Anda menentukan bisnis yang sesuai dengan situasi Anda sebagai ibu rumah tangga.

Bank KB Bukopin Jalin Kerja Sama dengan UOB Asset Management Indonesia

PT Bank KB Bukopin, Tbk (KB Bukopin) outbackadventuresdr.com secara resmi telah menjalin kemitraan dengan PT UOB Asset Management Indonesia (UOBAM Indonesia) dalam menyediakan solusi instrumen investasi untuk nasabah KB Bukopin melalui produk reksa dana. UOBAM Indonesia merupakan anak perusahaan dari UOB Asset Management, yang berkantor pusat di Singapura. UOBAM sendiri memiliki pengalaman pengelolaan dana lebih dari 35 tahun.

Hadir dalam peresmian kerja sama tersebut perwakilan dari KB Bukopin, Robby Mondong selaku Deputy President Director, Helmi Fahrudin selaku Retail Business and Service Director, Zico Hernawan selaku Retail Product Division Head dan I Gusti Ayu Nyoman Rai selaku Regional Head I. Sementara perwakilan dari UOBAM Indonesia turut dihadiri oleh Ari Adil selaku President Director UOBAM Indonesia didampingi oleh Widrawan Hindrawan selaku Chief Marketing Officer serta jajaran Manajemen lainnya.

Sebagai informasi, industri reksa dana di Indonesia terus mencatat pertumbuhan positif dari periode 2019-2022. Tingginya minat masyarakat terhadap reksa dana tercermin dari peningkatan jumlah investor. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor pasar modal di Indonesia per Desember 2022 mencapai 10,3 juta investor atau naik sebesar 39 persen dibandingkan akhir tahun 2021 sebesar 7,4 juta investor. Adapun kenaikan tersebut didorong dari investor reksa dana sebesar 9.6 juta investor pada tahun 2022.

KB Bukopin meyakini bahwa reksa dana sebagai pilihan instrumen investasi yang potensial, yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah dengan menawarkan diversifikasi portofolio dengan minimum pembelian yang terjangkau. Salah satunya melalui reksa dana yang dikelola oleh para profesional di UOBAM Indonesia. Portofolio reksa dana dipilih dengan cermat melalui proses analisis yang bertujuan untuk mengoptimalkan keuntungan bagi investor.

Deputy President Director KB Bukopin Robby Mondong menyambut baik kerja sama yang terjalin.

“Kemitraan dengan UOBAM Indonesia diharapkan dapat memenuhi berbagai permintaan investor yang meningkat akan reksa dana, sekaligus membantu investor dalam mendiversifikasi investasi secara lebih efektif untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Tidak hanya itu, melalui kerja sama ini juga diharapkan dapat mendorong program literasi dan inklusi keuangan dari pemerintah melalui informasi pilihan produk investasi yang sesuai”.

Roadmap Pasar Modal 2023- 2027 menyebutkan bahwa salah satu misi OJK yaitu mewujudkan pasar modal yang tumbuh dan berkelanjutan. Maka untuk merealisasikan misi tersebut, OJK berencana melakukan pengembangan instrumen syariah berbasis environmental, social, and governance (ESG), peningkatan produk investasi berbasis ESG, dan beberapa rencana lainnya. Dengan meningkatnya awareness terhadap sustainability di Indonesia, maka KB Bukopin bersama dengan UOBAM Indonesia juga berencana mengadakan serangkaian training, webinar, dan event lainnya untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi nasabah tentang pentingnya dampak dari investasi berkelanjutan (sustainable investing).

Sejalan dengan misi OJK tersebut, UOBAM Indonesia juga melakukan evaluasi terhadap aspek ESG untuk melengkapi analisis fundamental dari reksa dana. Melalui evaluasi ini, pemilihan efek yang lebih berkualitas dapat dicapai dalam mendukung tujuan investasi reksa dana.

President Director UOBAM Indonesia Ari Adil mengatakan UOBAM Indonesia mendorong keberlanjutan dengan menempatkan dampak ESG sebagai landasan bisnis kami.

“Kami percaya dapat mencapai keuntungan dan tujuan dengan berinvestasi untuk masa depan. Selaras dengan semangat kerja sama yang baru saja dijalin dengan KB Bukopin, UOBAM Indonesia akan menyediakan rangkaian produk yang sesuai dengan profil dan risk appetite dari nasabah KB Bukopin. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini dan percaya dapat menciptakan nilai bagi investor melalui pilihan produk UOBAM Indonesia,” jelas Ari.

Nasabah Bank KB Bukopin dapat menemukan produk-produk reksa dana UOBAM Indonesia melalui kantor cabang KB Bukopin pada semester I 2023 ini. Bagi masyarakat yang hendak melakukan pembelian produk reksa dana UOBAM Indonesia dapat pula melakukan pembukaan rekening di kantor cabang Bank KB Bukopin terdekat.

Nagara Institute: Kondisi Pangan Indonesia Tidak Baik-Baik Saja

Kondisi pangan Indonesia dinilai tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Hal ini merupakan temuan Lembaga kajian politik Nagara Institute usai melakukan sejumlah focus group discussion (FGD) dan riset indepth di empat kota sejak Desember 2022 lalu.

“Hasil FGD Nagara Institute, kami mengatakan bahwa kita sedang tidak baik-baik saja dan banyak yang harus dilakukan,” kata Direktur Utama Nagara Institute Akbar Faizal dalam Seminar Nasional Pangan Hasil Rally FGD Nagara Institute, di Jakarta, dikutip dari Antara.

Nagara Institute menemukan sejumlah permasalahan di beberapa fase dalam ketahanan pangan, mulai dari kelembagaan, sumber daya manusia, penguatan produksi, hingga kesejahteraan petani.

“Hasil temuan kami di lapangan, mohon maaf harus menggunakan kata serius, kami menemukan beberapa problem dalam beberapa fase dari kelembagaan sampai SDM dan riset,” ujar Akbar.

Pada aspek kelembagaan, Nagara Institute menemukan tata kelola pangan judi bola online yang masih lemah terutama pada koordinasi pengelolaan pangan lintas sektor dan antarlembaga pemerintah, manajemen data pangan yang dapat diandalkan untuk basis kebijakan, manajemen pengelolaan cadangan pangan dan posisi petani.

“Karena itu, pemerintah perlu memperkuat lembaga-lembaga yang bersinggungan langsung dengan tata kelola pangan, seperti Bapanas dan Bulog. Misalnya, untuk Bapanas, diberi wewenang dalam hal penyerapan hasil panen, mekanisme pembentukan harga, dan persetujuan importasi,” ucap Tim Riset Nagara Institute yang juga Peneliti LPEM-FEB Universitas Indonesia Muhammad Dian Revindo.

Sementara untuk Bulog, dibutuhkan ruang fleksibilitas dalam menetapkan harga beli dan skema pembayaran pada petani. Produk Bulog pun dinilainya, harus dilibatkan dalam program sosial pemerintah.

Kemudian pada aspek SDM dan teknologi di sektor pertanian, Nagara Institute menilai pemerintah perlu meningkatkan kualitas SDM yang bisa dilakukan lewat penguatan sekolah kejuruan dan pendidikan tinggi pertanian.

Sedangkan untuk pengembangan teknologi, bisa dilakukan lewat pengembangan mesin pertanian yang sesuai untuk petani dengan skala lahan kecil dan teknologi pertanian yang mendukung keberlanjutan.

“Untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, pemerintah juga harus melakukan pembenahan pada masalah pupuk, ketersediaan lahan, dan sistem irigasi. Dalam hal pupuk, misalnya, dalam jangka pendek pemerintah harus menjamin ketersediaan pasokan kalium sebagai bahan baku pupuk,” kata Revindo pula.

Selain itu, pemerintah juga harus memperbaiki sistem subsidi pupuk dan jaminan ketersediaan variasi kombinasi pupuk untuk kesesuaian dengan kondisi geografis setiap daerah.

Adapun pada aspek kesejahteraan, Nagara Insitute mengingatkan pemerintah untuk mengatur tata niaga produk pangan nasional dengan baik. Jika tidak, maka produsen maupun konsumen akan sama-sama dirugikan.

Nagara Insititute berharap melalui pembenahan sistem tata kelola pangan, pemerintah telah siap dengan strategi untuk menjamin kedaulatan pangan dalam jangka pendek, menengah dan panjang, sehingga mampu mewujudkan cita-cita sebagai negara dengan kedaulatan pangan.

“Indonesia bisa terhindar dari ancaman krisis pangan dan pada 2045 mampu menjadi negara maju yang disokong oleh kedaulatan pangan sendiri,” kata dia lagi.

Soal Rencana Impor Beras dari India, Mendag: Stok Kita Tidak Banyak

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membuka opsi impor beras dari India guna mencukupi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Usulan tersebut muncul usai kunjungan kerja Mendag di India beberapa hari lalu.

“Maksud saya beli dulu, nanti masuknya setelah panen raya tidak apa-apa. Jadi Bulog punya stok tapi di India,” katanya dalam acara Seminar Nasional Nagara Institute di Jakarta, dikutip dari Antara.

Menurut pria yang akrab disapa Zulhas itu, persoalan pangan merupakan masalah serius yang harus disiapkan sejak jauh-jauh hari. Zulhas mengatakan impor beras bisa menjadi opsi jika pada musim panen raya ini Bulog tidak mampu memenuhi kecukupan stok CBP.

“Sekarang stoknya kan ga ada, ada tapi ga banyak harus sampai 1,2 (juta ton). Tadi saya tanya panen ini sudah beli berapa Bulog, baru 35 ribu ton,” katanya.

Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, masing-masing negara membatasi akses penjualan, termasuk penjualan beras. Jika tidak bergegas mengambil mitigasi, Zulhas khawatir stok beras tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Jadi harus siap-siap, siap-siap itu artinya kita harus punya cadangan di luar negeri kalau sewaktu-waktu diperlukan, nanti ada. Jangan sampai kita mau beli tidak ada barangnya, bukan impor sekarang,” katanya menjelaskan.

Kendati demikian Mendag menegaskan bahwa impor beras dari India tersebut baru sebatas usulannya dan belum didiskusikan lebih lanjut dengan stakeholder terkait, apalagi membuat kesepakatan dengan pemerintah India.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi ama menegaskan bahwa saat ini pihaknya hanya akan fokus pada penyerapan gabah dan padi pada musim panen raya. Terkait keputusan impor untuk memenuhi stok CBP, Arief mengakui akan diperhitungkan lebih lanjut usai musim panen raya berlangsung.

“Bulog karena penugasan dari Badan Pangan, hari ini kita lagi panen raya, kita akan hitung setelah panen raya, itu fair,” ucapnya.

Adapun Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyampaikan bahwa stok CBP saat ini berjumlah 280 ribu ton dan sudah menyerap 35 ribu ton dari hasil panen raya. Stok tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan bantuan sosial beras kepada penerima dengan jumlah total 210 ribu ton. Sementara sisanya akan digunakan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Pria yang akrab disapa Buwas itu menegaskan keputusan impor akan diputuskan usai BPS melakukan penghitungan terkait hasil panen raya. Jika pun nantinya harus impor, Budi Waseso mengaku tidak mempermasalahkan karena persentase impor hanya sebagian kecil dari total produksi beras nasional.

“Keputusannya nanti, beliau (Mendag) akan lapor dengan Pak Presiden dari hasil kunjungan beliau ke negara-negara itu. Nanti Pak Presiden akan memerintahkan Rakortas di bawah pimpinan Pak Menko Perekonomian, nanti hasilnya seperti apa, banyak kementerian/lembaga yang terlibat,” ucapnya.

Ekonomi Sirkular Diyakini Jadi Praktik Lazim di Indonesia

The United Nations Development Programme (UNDP) dan SDG Academy Indonesia mengakhiri rangkaian Dialog Ekonomi Sirkular, program pengembangan kapasitas yang berfokus pada upaya pengarusutamaan implementasi ekonomi sirkular di Indonesia.

Direktur SDG Academy Indonesia, Muhammad Husain mengatakan, ekonomi sirkular yang mengedepankan prinsip reduce, reuse, recycle, refurbish, renew (5R) diyakini memiliki peluang besar.

“Kami optimistis terhadap upaya untuk menjadikan ekonomi sirkular sebagai praktik yang lazim di Indonesia, dengan fokus pada pengurangan penggunaan material, sampah, dan emisi namun pada saat yang sama memperkuat tren pertumbuhan ekonomi,” kata Muhammad Husain.

Husain menjelaskan, sepanjang sesi dialog ini, pihaknya telah mendengar begitu banyak praktik baik dari kedua negara, Indonesia dan Jepang.

“Seri diskusi ini telah memperkaya kita dengan pemahaman tentang konsep ekonomi sirkular serta implementasinya. Saya harap, seluruh peserta bisa makin termotivasi untuk membawa apa yang didapatkan di setiap diskusi kita ke dalam praktik nyata, sebagai sebuah dukungan terhadap cita-cita nasional dalam memperkuat komitmen terhadap ekonomi sirkular,” jelasnya.

Dialog Ekonomi Sirkular merupakan program pengembangan kapasitas yang berfokus pada upaya pengarusutamaan implementasi ekonomi sirkular di Indonesia. Seri dialog daring ini terdiri dari lima sesi dan diadakan SDG Academy Indonesia di bawah kerja sama UNDP Indonesia dan perusahaan asal Jepang, Nippon Closures Co Ltd (NCC), serta akselerator inovasi, Intellectual Capital Management Group Pte Ltd (ICMG).

Adapun seri dialog diisi oleh sederet panelis dari Indonesia dan Jepang dengan berbagai servethiswiththat.com latar sektor, seperti pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta, dan startup.

Para peserta yang hadir dalam seri dialog meliputi berbagai kalangan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, akademisi, LSM, Organisasi Masyarakat, sektor swasta, hingga mahasiswa.

Tema–tema yang dibawa dalam setiap sesi dialog berfokus pada implementasi ekonomi sirkular dan implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Sesi pertama dialog yang berlangsung pada 20 Oktober 2022 membicarakan tentang ekonomi sirkular di Indonesia dan Jepang. Tiga sesi setelahnya difokuskan pada ranah praktis ekonomi sirkular seperti proses manufaktur ramah lingkungan, pola pembiayaan, hingga efisiensi dalam proses pencegahan dan pengelolaan sampah. Termasuk pula topik tentang eko-material dan aktivitas recycle atau pengolahan kembali.

Sementara, rangkaian terakhir ditutup dengan dialog kelima yang berlangsung, menjadi sebuah seruan aksi untuk memperkuat implementasi prinsip-prinsip pelaksanaan ekonomi sirkular di Indonesia dan Jepang.

Husain menambahkan, SDG Academy Indonesia akan mengembangkan beberapa program pengembangan kapasitas tentang ekonomi sirkular bersama NCC dan ICMG. Rangkaian aktivitas lanjutan akan menekankan pada isu-isu strategis seputar implementasi ekonomi sirkular, termasuk dampaknya pada kesetaraan gender.

“Masyarakat yang inklusif adalah pondasi penting untuk menyukseskan transformasi model ekonomi menjadi lebih sirkular. Maka itu, SDG Academy Indonesia juga terus memacu keterlibatan berbagai pihak terutama perempuan untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun yang tertinggal,” tandasnya.

Diinisiasi bersama oleh UNDP Indonesia, Bappenas, dan Tanoto Foundation, SDG Academy Indonesia adalah sebuah platform yang bergerak sebagai pusat kegiatan belajar dalam rangka pelokalan TPB/SDGs di Indonesia. Program-program pengembangan kapasitas yang disediakan oleh SDG Academy Indonesia ditargetkan pada para pemegang keputusan dari sektor pemerintahan maupun non-pemerintahan, untuk mempersiapakn para pemimpin yang siap berkontribusi dalam akselerasi pencapaian TPB/SDGs di Indonesia.

“SDG Academy Indonesia berharap para SDG stakeholders ini bisa membantu Indonesia membangun kembali dan pada saat yang sama, ikut menyokong agenda pembangunan 2030 secara komprehensif,” pungkasnya.